Selasa, 18 Februari 2020

Sejarah Perkembangan Hotwheels Sejak 1968 Hingga Saat Ini


Kita sudah tahu apa itu Hotwheels dan cara sukses bisnis'an Hotwheels. Alangkah tidak bijak kita kita tidak tahu sama sekali bagaima sejarah perkembangan Hotwheels dari masa ke masa.

Yuks simak bagaimana sejarah perkembangan Hotwheels dari Negara asalnya hingga masuk ke Indonesia.

Hot Wheels memang bermula pada 1968. Ia adalah merek dari perusahaan mainan, Mattel. Saat itu, Hot Wheels tidak melenggang sendirian. Ada Matchbox yang juga berkecimpung di bisnis mobil mainan. Hot Wheels punya empat skala mobil mainan, yakni 1:64, 1:43, 1:18, dan 1:50.


Elliot Handler, salah satu pendiri Mattel, adalah yang berjasa membuat Hot Wheels. Ketika pertama kali dikenalkan, mobil ala Hot Wheels sempat dianggap remeh karena produk Matchbox lebih punya aura "mobil beneran".

Ada dua penjelasan populer asal-usul nama Hot Wheels. Yang pertama adalah saat Handler berbincang dengan Alexandra Laird, pekerja di bagian pengepakan. Saat itu Laird bertugas memberi nama untuk beberapa produk Mattel. Suatu hari, Handler bercerita pada Laird tentang proyek mainan yang akan dikerjakannya dan meminta Laird menuliskan beberapa nama. Salah satunya adalah Big Wheels. Kemudian Handler menggumam sembari mencari padanan kata big. Ia kemudian mendesis: hot wheels.

Versi lain juga ada di Hot Wheels: 35 Years of Speed, Power, Performance, and Attitude (2003). Di buku itu, disebutkan bahwa Handler menciptakan nama itu ketika ia melihat sebuah mobil purwarupa yang dikendarai oleh seorang temannya.

"That's one set of hot wheels you've got there," ujar Handler.

Seperti yang dikoleksi Bruce, ada 16 model mobil yang dirilis oleh Hot Wheels pada kemunculan perdananya. Julukannya adalah The Original 16. Beberapa menyebutnya sebagai Sweet Sixteen. 11 desain pertama dibuat oleh Harry Bentley Brady, yang memang merupakan desainer mobil nyata.

Model Sweet Sixteen merentang dari Camaro, Barracuda, Corvette, Mustang, hingga Deora. Dari warna hijau di Ford J-Car, biru langit di T-Bird, cokelat di Hot Heap, hingga merah muda untuk Mustang.

Meski awalnya diremehkan, ternyata Hot Wheels perlahan menangguk sukses. Pada tahun pertama peluncurannya, Mattel berhasil menjual 16 juta unit Hot Wheels. Pada 1969, Hot Wheels mengajak Ira Gilford yang merupakan desainer mobil Chrysler dan Larry Wood dari Ford. Wood yang kemudian menjadi Desainer Kepala di Hot Wheels.

"Selama 15 tahun," kata Wood pada situs Car and Driver, "aku melakukan pekerjaanku dan tak ada orang yang peduli."

Penjualan memang naik turun. Pasarnya juga tak luas. Hot Wheels menggolongkan pembeli Hot Wheels adalah anak usia 3 hingga 8 tahun. Tapi ketika para pembeli generasi awal ini beranjak dewasa dan jadi ayah, mereka ingin mengenalkan sekaligus mewariskan mobil-mobil Hot Wheels pada anaknya.

"Mereka adalah pasar yang dulu punya kenangan dengan Hot Wheels," tutur Simon Waldron, petinggi Hot Wheels, pada The New York Times.

Mengetahui kenyataan itu, Hot Wheels juga menargetkan pasar untuk mereka yang berusia 18 hingga 34 tahun. Promosi Mattel merambah ke industri mobil yang nyata. Semisal, Mattel bekerja sama dengan Izod, perusahaan pakaian yang jadi salah satu sponsor IndyCar, perusahaan balap mobil yang punya empat seri balapan favorit di Amerika Serikat.

Bentuk kerja samanya adalah membuat jalur landai (ramp) yang mengambil bentuk dari trek Hot Wheels. Hanya saja: ini dalam ukuran nyata nan gigantis. Trak ini dimunculkan di ajang balap mobil Indianapolis 500 2011 silam. Di trek itu pula, seorang pengemudi mengendarai mobil dan meluncur di jalur landai ini, lalu melenting panjang dan mendarat di trek terpisah. Di Youtube, aksi ini sudah ditonton 42 juta kali.

Untuk menjaring para kolektor baru, Mattel yang juga produsen Barbie itu rela menggelontorkan dana besar. Pada 2010, Mattel menghabiskan 10 juta dolar AS untuk biaya promosi. Dengan strategi itu, pasar Hot Wheels juga akan makin luas. Kini, Hot Wheels tak hanya mainan untuk anak-anak, tapi juga bapak-bapak.

Pada Business Insider, Gretchen de Castellane, Manajer Senior Mattel untuk urusan komunitas, mengatakan bahwa aksi di Indianapolis 500 dan berbagai usaha promosi ke para pria dewasa, membuat Hot Wheels jadi relevan lagi. Ini jadi penting karena di era digital, mobil mainan seperti Hot Wheels sering dituding ketinggalan zaman dan akan segera ditinggalkan.

Hot Wheels juga menjelma jadi barang kolektor, terutama di seri-seri langka dan terbatas. Saat ini, Hot Wheels termahal di dunia adalah 1969 Pink Rear-Loading Volkswagen Beach Bomb. Ini adalah mobil VW dengan warna merah muda, dan papan selancar berwarna kuning yang menembus jendela. Ini adalah versi purwarupa yang tak jadi dirilis, dan hanya ada dua barang yang dicat merah muda. Versi yang dirilis, papan selancar ada di bagian samping.

Karena mempunyai reputasi sebagai item purwarupa, harganya melonjak. Harga jualnya adalah $72 ribu. Pembelinya siapa lagi kalau bukan Bruce Pascal. Kalau sekarang koleksi VW merah muda itu dijual, harganya bisa mencapai $100 ribu.

"Ini adalah barang favoritku. Barang ini adalah Holy Grail, harta karun bagi para kolektor Hot Wheels," kata Pascal bangga.

Sejak 1968, sudah ada empat miliar unit Hot Wheels yang dibuat. Sekitar 41 juta orang pernah memainkan mobil mainan ini. Newsweek pernah melaporkan bahwa pada 2008, penjualan Hot Wheels mencapai $1 miliar. Di Indonesia, Hot Wheels mudah ditemui. Dari lapak penjual daring, hingga di minimarket yang tersebar di pelosok Indonesia. Harganya pun, seperti kata Budi, terjangkau.

Tahun 2018 menandai ulang tahun ke 50 Hot Wheels. Industri mainan sekarang memasuki masa yang tak lagi ramah, terbukti, salah satunya, dari bangkrutnya Toys "R" Us, salah satu perusahaan mainan terbesar di dunia. Tapi Hot Wheels berusaha bertahan di antara gempuran permainan digital.

Bagaimana Cara Sukses Bisnis'an Hotwheels ?


Setelah kita tahu apa itu Hotwheels, penting bagi kita untuk menentukan kita sebagai Kolektor atau sebagai Kolekdol (sebutan untuk kolektor yang melakukan jual beli diecast). 

Saya sendiri pertama kali terjun ke Dunia Per-Diecast-an sejak akhir November 2018. Tidak ada kata terlambat untuk sukses di bidang ini. Anda baru mulai? jangan Down, karena saya juga baru mulai menekuni bisnis ini.

Bagaimana bisa sukses bermain, koleksi sekaligus jualan Hotwheels? Begini caranya :


1. Buka Lapak (Toko)

Tentu saja untuk berjualan kita memerlukan sarana untuk jualan. Bisa membuka toko offline yang tentunya membutuhkan biaya lebih besar atau membuka toko on-line. Jika kita baru mulai coba-coba berjualan sebaiknya secara on-line, karena selain lebih mudah dan murah juga bisa menjangkau banyak pelanggan. Jika kita mau berjualan di berbagai media online, usahakan nama tokonya tetap sama supaya pembeli/pelanggan dapat mengingat lebih mudah. Ada beberapa cara seperti:
  • Membuka lapak di website on-line webstore terkenal seperti tokobagus.com dan tokopedia.com. Tanpa bermaksud mengecilkan web store lainnya, tetapi 2 website inilah yang paling banyak dikenal luas dan memiliki promosi yang gencar. Selain itu untuk menjadi anggotanya juga cukup mudah dan gratis kecuali kita memerlukan fitur tambahan yang berbayar. Yang perlu diperhatikan adalah aturan main supaya produk atau toko kita tidak ditutup (banned).
  • Membuka lapak di forum seperti FJB Kaskus (Forum Jual Beli) juga dapat menaikkan rating toko, asal tahan dengan peraturan dan seringnya kita harus menyundul thread lapak. Karena jika tidak sering disundul (up) lapak kita akan tergusur posisinya dari halaman-halaman awal (page one) oleh lapak lainnya. Berhati-hatilah jangan sampai tertipu oleh buyer fiktif. Kaskus menyediakan sarana rekber (rekening bersama) untuk keamanan bertransaksi.
  • Membuka lapak di media sosial seperti Facebook juga menjadi sarana yang ampuh untuk berjualan. Buatlah album foto tersendiri yang khusus untuk menjual diecast. Terlebih lagi dengan media seperti FB akan banyak sekali calon pembeli yang melihat. Jangan lupa untuk bergabung dengan grup-grup diecast untuk mempercepat promosi toko dan jualan. Jagalah reputasi sebaik-baiknya ! (akan dibahas lebih lanjut di poin berikutnya).

2. Hunting Diecast dan Supplier
Langkah berikutnya adalah mencari diecast dan sumber diecastnya (suplier). Hunting diecast bisa gampang-gampang susah (butuh usaha, doa, dan keberuntungan). Jika di kota-kota besar mungkin lebih mudah dikarenakan banyaknya mall dan toko mainan. Untuk diecast Hot Wheels malah bisa lebih luas lagi mendapatkannya karena dijual juga di toko Indomaret. 

Jangan sungkan untuk berkeliling ke pasar atau toko-toko mainan di sudut kota, siapa tahu berjodoh menemukan diecast antik dan langka dengan harga murah. Sebagai contoh kalau di Jakarta yang cukup terkenal seperti di Pasar Gembrong dan Asemka. Sedangkan jika ingin mengambil barang impor usahakan punya karu kredit dan akun paypal sehingga bisa melakukan transaksi sendiri. Website seperi Ebay, Rakuten, JHL (Japan Hobby Link) bisa dijadikan contoh referensi dalam memburu diecast. Atau patungan dengan sesama diecaster untuk mengurangi beban ongkos kirim dari luar negeri. Untuk mencari supplier langsung memang dibutuhkan modal lebih banyak dan referensi. 

Mungkin dengan bertanya ke teman-teman seller diecaster atau menghadiri pameran mainan. Biasanya suplier diecast juga membuka stand di pameran. Banyak-banyaklah bersosialisasi di media online atau di acara gathering untuk menambah informasi bagaima cara meng-hunting diecast, karena kunci lain dalam berburu diecast adalah insting untuk mencari "hot items" atau item-item yang sedang dan akan diburu para kolektor diecast. Seperti contoh Hot Wheels Honda Civic, Ecto-1, Matchbox TLC (Toyota Hardtop), Jada Toys Mitsubishi Lan Evo dan yang lainnya. Sehingga keuntungannya berlipat ganda dari harga belinya :D

3. Sabar, Ulet dan Eksis
Butuh kesabaran dan keuletan untuk berbisnis diecast. Bersabar jika lapak belum laku padahal lapak tetangga sudah habis hehehe. Sabar melayani pembeli/pelanggan yang kadang suka aneh dan nyentrik serta tidak cepat putus asa. Setiap seller pasti berkeinginan begitu item di posting bisa langsung terjual habis (sold out) supaya modalnya bisa diputar kembali. Jika tenyata belum terjual juga bersabarlah karena kadang kala bisa muncul rasa frustasi juga yang akhirnya berani untuk Jual Rugi itemnya. Kita juga harus ulet mencari diecast dan melayani pelanggan serta mengupdate item yang dijual. Terlebih lagi jika kita memasang di berbagai situs website seperti di contoh nomor 1. Jangan sampai item yang sudah terjual masih "nangkring" / didisplay sehingga mengecewakan calon pembeli. Supaya lapak semakin eksis, tentu penjualnya juga harus ikutan eksis. Baik di eksis media sosial, forum atau acara offline seperti gathering (SM). Selain menambah jejaring juga menambah wawasan perkembangan diecast yang sedang "hot" (banyak diburu).

4. Aturan Main JualanAturan main disini adalah tipe jualan yang akan dilakukan oleh seller. Apakah jual langsung, membuka sistem lelang, pre-order terlebih dahulu dan yang lainnya. Mungkin yang paling banyak dijumpai adalah jual langsung dan sistem lelang. Untuk jual langsung jika kita buka lapak di webstore seperti Tokobagus atau Tokopedia, usahakan informasi item yang dijual sejelas mungkin disertai dengan foto produk dan harga (fix atau nego).

Semakin informatif item yang dijual akan semakin memudahkan buyer untuk menentukan pilihan. Jika jualan menggunakan sistem bidding (biasanya di facebook) jelaskan aturan main sejelas-jelasnya. Nilai minimal bid, waktu selesai dan cara pembayaran. Hati-hati dengan bidder fiktif yang hanya merusak acara lelang. Dan harus siap menerima resiko jika ternyata item yang dilelang terjual dibawah harga beli (rugi). 

Jangan lupa informasikan cara pengiriman item ke buyer. Menggunakan kurir apa dan infokan nomor resinya. Saya merekomendasikan menginfokan nomor resi lewat PM atau SMS/BBM/WA dan sejenisnya untuk menghindari orang usil yang mencoba mengklaim jika dipublikasikan melalui wall di facebook atau thread forum. Berilah diskon khusus atau gratis ongkos kirim jika buyer membeli banyak (borongan) sehingga dia akan betah beli dilapak kita :D

5. Menjaga Reputasi
Menurut saya reputasi adalah segalanya bagi seorang seller, terlebih lagi seller on-line yang bisnisnya berdasarkan kepercayaan. Jangan pernah sekali pun membohongi pembeli/pelanggan/buyer, karena efeknya akan sangat bersar. Terlebih lagi jika kita berjualan di media sosial seperti Facebook. 

Katakanlah ada pembeli yang merasa dibohongi, jika beruntung pembelinya baik dan sabar, paling dia akan mengirimkan pesan privat (PM) bahwa dia kecewa dengan pelayanan si seller, tapi jika dia kesal maka tidak menutup kemungkinan akan marah dan menumpahkan kemarahannya di wall, forum atau grup. 

Dan bisa ditebak, akan banyak sentimen negatif kepada lapak si seller. Berusahalah jujur dalam setiap transaksi, jika itemnya ada cacat sampaikanlah apa adanya supaya si buyer tidak merasa ditipu. Keinginan mayoritas buyer biasanya mendapatkan item dengan harga yang murah, pengiriman cepat serta aman dan seller yang informatif. Bersabarlah menghadapi sikap buyer meskipun kadang membuat sedikit kesal seperti menawar harga "sampai tiarap", membanding-bandingkan harga dengan seller lain, mengulur-ngulur waktu pembayaran dan sebagainya.

Saya pribadi memiliki pengalaman dimana ada buyer tiba-tiba membatalkan pesanan padahal item sudah siap kirim (di packing), lelang tidak jadi diambil, harga dibanding-bandingkan, dan sebagainya. Biasanya tipe buyer kritis yang harus mendapatkan perhatian dan kesabaran lebih, tapi percayalah jika tipe buyer ini bisa ditaklukkan mereka akan menjadi buyer yang loyal dan media promosi gratis hehehe.

Demikian beberapa kiat/tips yang dapat saya sampaikan. Masih banyak kiat-kiat berbisnis diecast yang mungkin luput saya tulis disini, dan akhir kata semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi anda pembacanya. Terima kasih.

    Apa Saja Sih Istilah / Kamus tentang Hotwheels yang Perlu Kamu Ketahui?



    Hot Wheels 

    Hot Wheels yaitu mainan mobil memiliki bahan metal (die cast) yang di produksi oleh produsen mainan anak-anak, Mattel Inc., Amerika Serikat, mulai sejak th. 1968, yang juga menghasilkan mainan mobil-mobilan bermerk Matchbox yang sudah lebih dahulu masuk ke Indonesia mulai sejak tahun1970’a

    Blister 
    Hotwheels Blister yaitu suatu bentuk paket dalam penjualan suatu diecast, di mana paket itu terbagi dalam plastik bening serta kertas karton (card) yang di segel (heat seal coating), di mana dalam paket blister biasanya ada lubang yang sangat mungkin diecast itu digantung. Misalnya yaitu paket Hot Wheels.

    Mint
    Hot Wheels artinya beberapa kolektor untuk menyebutkan die-cast dalam keadaan istimewa (seperti baru), tetapi tanpa ada kemasannya. Umumnya sisa pajangan, bukanlah sisa dimainkan.

    Super Mint/Rare 
    Hot Wheels artinya beberapa kolektor untuk menyebutkan die-cast dalam keadaan istimewa sekali (seperti baru) dan ada dalam kemasannya. Lantaran die-cast yang super mint sulit didapat, sering juga dimaksud rare. Rare lain arti dengan rare (langka) di Hot Wheels, umpamanya Hotwheels Super Treasure Hunt. Rare-nya Hot Wheels karena memanglah di buat dalam jumlah terbatas (sedikit).

    Chip
    Arti ini digunakan untuk kondisi Hot Wheels noda atau goresan berupa titik (bocel) pada mobil die-cast.

    Scratch
    Arti ini digunakan untuk kondisi Hot Wheels goresan berupa garis pada cat mobil die-cast.

    Akrilik
    Sejenis plastik/fiber berwarna bening umumnya digunakan untuk bikin rack die-cast atau Hot Wheels. Atau ada pula die-cast yang dikemas memakai kotak akrilik agar terlihat lebih eksklusif. Misalnya Saico Street Tuner.

    Blister
    Bungkus atau kemasan Hot Wheels

    AKTA
    Yang blister Hot Wheels " AKTA " itu ada info mengenai si mobil yang berkaitan di belakang bungkusnya.  Yang ada yaitu blister hotwheels ber-akta cuma keluar di pasar amerika saja. Jadi yg beredar di sini trus tidak ada aktanya ya sama orinya dengan yg ber-akta.

    LOOSE
    Berarti blister telah di buka. Ada yg masih tetap disimpen atau langsung dibuang. Buat kolektor kelompok yg suka nge-loose Hot Wheels, akta atau tidak akta ya tidak masalah.

    Gantungan
    Harga Hot Wheels gantungan ya bermakna harga nya sama kaya' jika di dapetin di toko2 maenan umum. Kaya' toys city, toys kingdom, etc.

    super mint/rare
    Maksudnya adalah beberapa kolektor  menyebutkan diecast Hot Wheels dalam keadaan istimewa (seperti baru) dan ada dalam kemasannya, karna diecast supermint sulit didapat jadi sering dimaksud rare (langka) , umpamanya tomi merah, atau tomi box hitam, tomi limited.

    First Shot
    Maksudnya adalah keadaan di mana mobil baru setelah dibuat, bener2 base keliatan dasarnya dari mulai exterior sampai interior. pokoknya setelah dibuat segera dikombinasi jadi 1, gak diberi warna dahulu.. nah first shot itu sama saja seperti zamac, hanya lain penyebutan.

    Factory Sealed 
    seperti kata om Hoby Koleksi, itu terbagi dalam satu paket edisi spesifik komplit yg dikombinasi dalam 1 paket besar, disegel segera dari pabrik serta produksinya terbatas.. kira2 demikian
    CMIIW.

    ‎Error
    Product cacat yg tak disengaja dari pabrik, seperti lain posisi, missing tampo, salah blister, dan lain-lain. umumnya ini kebetulan serta peristiwa langka yg unik. maka dari itu kadang2 harga jualnya juga tinggi.

    Chase Car 
    Kira-kira itu mobil seperti ada tandanya/signature tesendiri yang unik serta produksinya lebih sdikit.. misalnya hotwheels edisi phil's garage sama larry's garage, yg masing2 di beberapa mobil spesifik ada tanda tangannya mereka dibagian bawah/chassisnya.. agak sulit nyarinya tuh, hanya aspek keberuntungan saja hehe

    Display Case
    Kotak/box diecast yanf memiliki bahan Plastik/acrilik..

    ZAMAC
    Singkatan dari Zinc, Aluminum, Magnesium, and Copper alloy, yang disebut bahan basic dari itulah beberapa istilah yang umum pada dunia diecast atau Hot Wheels, semoga dapat membantu para penghobi dunia diecast dan Hot Wheels


    Referensi

    http://www.kaskus.co.id/

    Kamis, 06 Februari 2020

    Apa Sih Hotwheels Itu? Kenapa Harus Hotwheels?



    Apa Sih Hotwheels Itu ?

    Hot Wheels
     adalah mainan mobil berbahan metal (die-cast) yang diproduksi oleh produsen mainan anak-anak, Mattel Inc.Amerika Serikat, sejak tahun 1968, yang juga memproduksi mainan mobil-mobilan bermerk Matchbox yang telah lebih dulu masuk ke Indonesia sejak tahun 1970’an.
    Dewasa ini, Hot Wheels sudah tidak melulu berupa permainan mobil-mobilan, tetapi sudah dikembangkan beberapa produk pendukung seperti video games, serial TV/video/DVD, t-shirt, dll.

    Di Indonesia, Hot Wheels masuk pada tahun 2002, peluncurannya disemarakkan dengan trek permainan terpanjang se Asia (200 meter), yang rekornya diakui oleh MURI. Bahkan sejak 2002 pula, telah berdiri perkumpulan kolektor Hot Wheels Indonesia salah satunya Pusat Ngumpulnya Diecaster atau sering di sebut PND.

    sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Mainan

    Anda sudah paham apa itu Hotwheels, Sebenarnya banyak pabrikan lain selain ini. Namun pecinta Hotwheels di Indonesia sudah cukup besar.

    Dan saya sejak tahun 2018 menjatuhkan hati pada merk ini. Awalnya saya lebih suka ukuran yang lebih besar. Namun setelah terkena racun dari temen-temen. Akhirnya skala 1-64 ini menjadi favorite saya hingga saat ini. 


    Selain hobby, ternyata Hotwheels juga bisa dijadikan ladang bisnis loh. Selain jual beli unit yang rare/ hot item. Kita juga bisa melakukan yang namannya custom.

    Jika ide kreatif kita mainkan otomatis pundi-pundi akan berhasil kita dapatkan? anda tertarik mari kita mulai. Kalo bukan sekarang kapan lagi? 

    Referensi Hotwheels Case D 2020 | #DiecastIndonesia

    Salam Diecast Indonesia... Haluu...sobat barca bagaimana kabarnya? nampaknya hari ini bisa makan tak kenyang tidur tak sleeping ya bos, meng...